PALOPO, iNewsFeed – Kebakaran lahan terjadi di kawasan KM 16, Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sabtu (22/8/2026) malam. Api sempat berhasil dipadamkan warga, namun sisa asap kembali terlihat pada Minggu pagi.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 22.40 WITA. Saat itu, Rahman (39), bersama sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, melihat asap tebal disusul kobaran api dari kawasan hutan di pinggir jalan.
Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya dan air dari rumah warga. Setelah beberapa jam, kobaran berhasil diredam sekitar pukul 03.00 WITA.
Namun, persoalan belum sepenuhnya selesai. Sekitar pukul 10.05 WITA, warga kembali melihat asap dari area yang sebelumnya terbakar.
Petugas gabungan Polsek Wara dan Polres Palopo bersama satu unit mobil pemadam kebakaran kemudian mendatangi lokasi. Mereka bersama warga melakukan pemadaman sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali menyala.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 11.30 WITA, api dan asap dinyatakan telah padam dan kondisi di lokasi kembali aman.
Lahan yang terbakar diperkirakan berukuran sekitar 20 x 15 meter. Tidak ada laporan korban dalam kejadian tersebut.
Lokasi kebakaran berada di sisi jalur poros Palopo-Toraja. Saat musim kemarau, rumput, daun, dan ranting yang mengering membuat lahan lebih mudah terbakar, terlebih ketika cuaca panas disertai angin.
Dugaan sementara, api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengendara. Namun, penyebab tersebut masih berupa dugaan.
Petugas mengingatkan pengendara agar tidak membuang puntung rokok di pinggir jalan. Warga juga diminta menghindari pembakaran terbuka saat membersihkan atau membuka lahan, mengingat kondisi kering dapat membuat api cepat merambat.
(exe)









