PALOPO, iNewsFeed – Situasi keamanan di Kota Palopo mulai berangsur kondusif setelah Polres Palopo memperketat pengamanan bersama Polsek jajaran dan personel Bantuan Komando Operasi (BKO) Brimob Batalyon D Baebunta.
Dalam beberapa malam terakhir, aparat gabungan rutin melakukan patroli dan penjagaan di sejumlah titik yang sebelumnya rawan bentrokan antar kelompok pemuda.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas masyarakat pada malam hari mulai kembali normal.
Sejumlah lokasi, khususnya di wilayah KM 8, perbatasan Kelurahan Batu, Kelurahan Pentojangan, Kecamatan Telluwanua dan Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara, yang sebelumnya kerap dipadati kelompok pemuda kini terlihat lebih terkendali.
Hingga saat ini, tidak ada lagi laporan tawuran maupun gangguan kamtibmas yang menonjol seperti yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.
Langkah pengamanan itu dinilai menjadi bentuk keseriusan Polres Palopo dalam menjaga stabilitas keamanan dan merespons keresahan masyarakat.
Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sulawesi Selatan atas dukungan personel BKO Brimob yang diturunkan untuk membantu pengamanan di Kota Palopo.
Menurutnya, kehadiran personel Brimob memberi dukungan besar terhadap upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Palopo.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sulawesi Selatan atas dukungan kekuatan BKO Brimob yang telah membantu pengamanan di Kota Palopo,” ujar Kapolres.
Sejumlah tokoh masyarakat juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menangani situasi keamanan yang sempat menjadi perhatian warga.
Salah satu Tokoh masyarakat di Palopo, menilai patroli rutin dan penjagaan aparat memberi dampak positif terhadap kondisi lingkungan.
“Sekarang masyarakat sudah mulai merasa tenang. Aktivitas malam juga lebih aman dibanding sebelumnya,” katanya.
Tanggapan serupa disampaikan sejumlah warga yang berharap situasi kondusif dapat terus dipertahankan melalui patroli dan pengawasan rutin.
“Kalau polisi terus patroli seperti sekarang, kami rasa anak-anak juga lebih segan untuk ikut tawuran,” ujar seorang warga lainnya.
Polres Palopo memastikan pengamanan dan patroli tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi guna mencegah kembali munculnya bentrokan maupun gangguan keamanan di tengah masyarakat.
(exe)











