Cegah Tawuran, Polisi Perketat Patroli di Sejumlah Titik Rawan Palopo

banner 120x600

PALOPO, iNewsFeed – Polisi memperketat patroli di sejumlah titik yang rawan terjadi tawuran antarkelompok di Kota Palopo. Langkah ini dilakukan untuk mencegah bentrokan sekaligus mengantisipasi penggunaan senjata rakitan dalam aksi tersebut.

Kapolres Palopo AKBP Arvin Hariyadi memerintahkan personel meningkatkan patroli dan penjagaan di sejumlah lokasi yang menjadi perhatian. Pengamanan juga melibatkan personel Brimob yang bertugas di wilayah Mancani, Kecamatan Telluwanua.

banner 325x300

Beberapa titik yang menjadi perhatian polisi berada di perbatasan Lingkungan Sangking, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, kawasan Batas Palangiran–Buntu Datu, hingga Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat.

Arvin menegaskan, polisi tidak akan membiarkan aksi tawuran berkembang menjadi bentrokan yang dapat membahayakan warga. Personel juga diminta bertindak terhadap pihak yang membawa senjata rakitan, termasuk papporo.

Tak hanya pelaku yang terlibat langsung dalam perkelahian, polisi juga membidik pihak yang menghasut atau memprovokasi terjadinya pertikaian.

“Jika menemukan pemuda yang membawa sejenis senjata rakitan (papporo) maupun lainnya serta terlibat langsung ataupun terindikasi sebagai penghasut atau provokator dalam perkelahian kelompok, maka pihak Kepolisian akan mengambil tindakan yang tegas namun terukur,” kata Arvin.

Menurut Arvin, tawuran bukan sekadar persoalan perkelahian antarpemuda. Aksi tersebut dapat menimbulkan korban dan membawa para pelakunya berhadapan dengan proses hukum.

Pihak yang terbukti menghasut, memprovokasi pertikaian kelompok, maupun turut serta dalam tindak pidana dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi menyebut Pasal 246 dan Pasal 262 KUHP mengatur ancaman pidana masing-masing hingga empat dan lima tahun penjara.

Di tengah peningkatan patroli tersebut, masyarakat juga diminta tidak membiarkan tanda-tanda awal tawuran berkembang. Orang tua khususnya diimbau mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari.

Arvin berharap pencegahan tidak hanya bergantung pada patroli kepolisian, tetapi juga didukung kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan.

“Kami berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat bersama-sama peduli terhadap keamanan dan menjunjung tinggi hukum dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Arvin.

(exe)

banner 325x300
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *