Buntu Pasang Palopo, Tawarkan Panorama Kota dari Ketinggian

banner 120x600

PALOPO, iNewsFeed — Wajah wisata Kota Palopo kembali bertambah. Buntu Pasang Palopo kini mencuri perhatian sebagai destinasi baru di Kelurahan Peta, Kecamatan Sendana, yang menawarkan panorama Kota Palopo dari kawasan perbukitan. Sejumlah media lokal juga menempatkannya sebagai wisata alternatif dengan konsep alam terbuka yang mulai ramai dikunjungi.

Lokasi ini menyajikan pemandangan kota dari ketinggian, dengan udara sejuk yang menjadi daya tarik utama pengunjung. Pada malam hari, cahaya Kota Palopo terlihat jelas dari area wisata ini dan menjadi salah satu alasan tempat tersebut cepat dikenal.

banner 325x300

Akses menuju Buntu Pasang sudah beraspal, tetapi jalurnya tetap menantang. Tikungan tajam, tanjakan curam, dan turunan yang berdekatan dengan jurang membuat pengunjung diminta lebih waspada, terutama saat melintas pada malam hari karena penerangan jalan disebut belum tersedia.

Pengelola Buntu Pasang, Komang Sumertawijaya, menyebut destinasi ini dibangun dengan konsep alam terbuka. Ia menilai masyarakat membutuhkan ruang santai yang menyatu dengan suasana perbukitan, bukan sekadar tempat singgah biasa.

Di kawasan itu, pengunjung bisa menikmati toilet, musala, spot foto, serta area berkemah. Tarif masuk dipatok Rp5.000 per orang, sementara biaya camping Rp15.000 per orang, di luar konsumsi dan perlengkapan.

Selain wisata alam, Buntu Pasang juga menawarkan kuliner dengan harga ramah di kantong. Dalam laporan media, makanan dan minuman di kawasan ini dijual mulai Rp5.000 hingga Rp25.000, membuatnya tidak hanya jadi tempat bersantai, tetapi juga ruang rekreasi keluarga dan anak muda.

Komang juga menyebut operasional wisata ini memberdayakan tenaga kerja lokal. Dari pengelola hingga juru masak, warga sekitar dilibatkan agar kehadiran Buntu Pasang ikut memberi dampak ekonomi bagi lingkungan setempat.

Lurah Peta, Andi Gapur, menyambut baik kehadiran destinasi baru tersebut. Ia mengatakan Kelurahan Peta kini memiliki tiga titik wisata dan pemerintah setempat akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk mendorong penerangan jalan menuju lokasi.

Di balik panorama yang ditawarkan, Buntu Pasang masih menyimpan satu pekerjaan rumah besar: akses yang aman dan terang. Pertanyaannya sekarang, seberapa cepat dukungan infrastruktur bisa hadir agar wisata baru ini benar-benar naik kelas?

(exe) | Foto (Tribun Timur/Andi Bunayya Nandini)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *