Brimob Diterjunkan ke Palopo, Polisi Kirim Sinyal Keras untuk Pelaku Tawuran

banner 120x600

PALOPO, iNewsFeed – Situasi keamanan di Kota Palopo memasuki babak baru. Pada Jumat malam, 8 Mei 2026, personel Bantuan Komando Operasi (BKO) Brimob Batalyon D Baebunta resmi tiba untuk memperkuat pengamanan di wilayah hukum Polres Palopo.

Kedatangan pasukan Brimob itu langsung menjadi perhatian warga. Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal keseriusan aparat setelah rentetan tawuran dan bentrokan kelompok pemuda terus berulang dalam beberapa waktu terakhir.

banner 325x300

Sebelumnya, Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma telah mengeluarkan peringatan keras terhadap para pelaku kerusuhan.

“Tidak ada lagi ruang kompromi bagi siapa pun yang nekat memicu bentrokan dan mengganggu ketenteraman umum,” tegas Kapolres dalam pernyataannya.

Pernyataan itu semakin menguat setelah aparat memastikan tindakan tegas akan dilakukan terhadap pelaku yang melawan hukum maupun membahayakan nyawa warga dan petugas di lapangan.

“Perintah tembak di tempat bukan sekadar ancaman, melainkan penegasan atas ulah yang dilakukan para perusuh. Kami akan mengambil langkah tegas sesuai Prosedur Tetap (Protap),” ujar AKBP Dedi Surya Dharma.

Masuknya personel Brimob disebut sebagai tindak lanjut konkret atas kondisi kamtibmas yang dinilai mulai mengkhawatirkan. Aparat tidak ingin konflik horizontal terus meluas dan menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, personel gabungan akan difokuskan pada titik-titik rawan bentrokan yang selama ini kerap memicu keresahan warga pada malam hari.

Langkah penguatan pengamanan itu juga dipicu jatuhnya korban dari pihak aparat saat melakukan upaya pembubaran bentrokan sebelumnya.

Kapolres menilai berbagai langkah persuasif sebenarnya telah dilakukan, termasuk mediasi dan upaya perdamaian antarkelompok. Namun situasi disebut belum menunjukkan perubahan signifikan.

“Berbagai upaya telah dilakukan jajaran Polres Palopo untuk menekan terjadinya bentrok antar-pemuda. Bahkan sudah dilakukan perdamaian, namun hal serupa masih tetap terjadi,” ungkapnya.

Kehadiran Brimob di Palopo kini memunculkan suasana siaga di sejumlah wilayah. Patroli diperketat, pengawasan malam ditingkatkan, dan aparat memastikan tidak ada toleransi terhadap aksi kriminalitas jalanan maupun tawuran yang mengancam keselamatan warga.

“Segala bentuk pelanggaran hukum maupun tindak kriminalitas tidak diperbolehkan. Ini atensi bagi kami,” pungkas Kapolres.

(exe)

banner 325x300
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *